Home » » SUSUNAN DAN FUNGSI KAKI MIKROKONTROLER AT89S52

SUSUNAN DAN FUNGSI KAKI MIKROKONTROLER AT89S52


Mikrokotroler AT89S52 memiliki 40 kaki yang dikemas dalam DIP40 atau PLCC44 dengan 32 kaki  sebagai port-port multifungsi. Berikut gambar susunan kaki AT89SS52 dalam kemasan DIP40 dan PLCC44

SUSUNAN DAN FUNGSI KAKI MIKROKONTROLER AT89S52

Fungsi kaki-kaki
1.       Port 1 (Pin 1 - pin 8)
Merupakan port 8 bit yang dapat digunakan sebagai port input atau output dengan pull up internal. Port 1 akan menjadi port input jika dikirim data FFH dan akan menjadi port output setelah direset. Port 1 bisa diakses sebagai Port (P1) atau diakses per bit (P1.0-P1.7).
2.       RST (Pin 9)
Merupakan pin reset yang akan mereset atau menjalankan program kembali ke awal, cara mengaktifkannya dengan memeberikan lgika tinggi.
3.       Port 3 (Pin 10 – pin 17)
Merupakan port 8 bit yang dapat digunakan sebagai port input atau output dengan pull up internal. Pengaturannya sama seperti port 1. Selain sebagai port multiguna, P3 juga mempunyai fungsi khusus, berikut tabel penjelasannya
Port
Fungsi Khusus
P3.0
RXD (Receiver) merupakan masukan untuk port serial
P3.1
TXD (Transmitter) output dari port serial
P3.2
INT0, masukan interupsi 0
P3.3
INT1, masukan interupsi 1
P3.4
T0, masukan pulsa eksternal Timer 0
P3.5
T1, masukan pulsa eksternal Timer 1
P3.6
WR, menuis data ke memory eksternal (aktif rendah)
P3.7
RD, membaca data memory eksternal (aktif rendah)
4.       XTAL 2 (pin 18)
Output dari penguat osilator
5.       XTAL 1 (pin 19)
Input ke penguat osilator internal
6.       GND (pin 20)
Pin GND dihubungkan ke ground sumber tegangan DC
7.       VCC (pin 40)
Pin VCC dihubungkan ke sumber tegangan 5 volt DC
8.       Port 2 (pin 21 – pin 28)
Merupakan port 8 bit yang dapat digunakan sebagai port input atau output dengan pull up internal. Pengaturannya sama seperti port 1.
9.       PSEN (pin 29)
Program Store Enable merupakan sinyal baca pada saat menjalankan program dari memory eksternal
10.   ALE/PROG (pin 30)
Digunakan untuk mendemultiplex address dan data bus ketika menggunakan memory eksternal. Bila digunakan EPROM internal pin ni berfungs sebagai penerima pulsa program selama pemrograman
11.   EA/VPP
Jika dihubungkan ke GND, alamat awal program berada di memory eksternal dan sebaliknya jika dihubungkan ke VCC maka alamat awal program berada di memory internal.
12.   Port 0 (pin 32 – pin 39)
Merupakan port 8 bit yang dapat digunakan sebagai port input atau output dengan pull up internal. Pengaturannya sama seperti port 1.



Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Monggo Diskusi

Tertarik dengan artikel Langgar Fisika?
Masukkan E-mail anda

Kami akan mengimkan ke E-mail anda

 
Support : RSS | Langgar Fisika
Copyright © 2013. Langgar Fisika - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger